We use cookies to improve your experience on our website. By continuing to browse this website you are agreeing to our use of cookies. Find out more by reading Cookies OK

Themed Nights

Serangkaian pilihan acara malam dan event bertema, yang kami buat secara khusus sesuai permintaan, dengan memanfaatkan beragam tempat acara yang kami miliki dan lingkungan lokal adalah keistimewaan InterContinental Bali Resort. Salah satu hal unik yang dimiliki resort kami adalah acara malam bertema yang inovatif, yang memperkenalkan grup Anda dengan kemeriahan budaya ‘Pulau Dewata’ dengan cara yang menghibur dan mengesankan. 

 

GALA DINNER

Sebuah santap malam mewah di Puri Kencana Ballroom yang megah adalah acara Gala yang sesungguhnya, diawali dengan pesta koktail sebelum santap malam di luar Ballroom, yakni di halaman rumput Candi Bentar Cultural Stage yang menggugah. Busana resort yang kasual namun rapi atau setelan untuk makan malam, keduanya sesuai dengan suasana tropis yang santai.

Saat tiba di area pre-function Ballroom, para tamu akan disambut oleh puluhan gadis Bali yang berpakaian tradisional yang menawan yang melemparkan bunga tabur ke arah para tamu. Selama koktail, para tamu dihibur oleh seorang pianis, sebelum acara berlanjut ke Ballroom di mana mereka disambut oleh live band. Ballroom dengan furnitur yang elegan dan berkelas didekorasi dengan indah dengan rangkaian-rangkaian bunga sedap malam yang spektakuler, yang ditempatkan di sekeliling tepian ballroom, serta pengaturan taman-taman tropis mini di lantai ruangan. Setiap meja makan menampilkan sebuah payung tradisional Bali bertingkat tiga yang dikombinasikan dengan rangkaian bunga dan lilin-lilin dalam tempat kaca, sebagai centrepiece penghias meja.

Makan malam yang disajikan adalah set menu dengan empat hidangan, dengan hidangan penutup yang disajikan oleh gadis-gadis Bali yang membawa piring di atas kepala mereka dalam sebuah prosesi khas Bali, dengan iringan musik dari kelompok marching band Bali, ‘Adi Merdangga’. Setelah prosesi berakhir, acara dilanjutkan dengan para penari kontemporer Bali yang maju ke depan dan memikat para tamu dengan penampilan mereka yang menakjubkan, dan memberikan bunga kepada para tamu perempuan sebelum meninggalkan panggung.

 

INDONESIAN RIJSTAFFEL

Santap malam Rijstaffel tradisional Indonesia ini dimulai dengan jamuan minum di foyer pre-function Puri Kencana Ballroom. Para tamu akan disambut oleh gadis-gadis Bali yang mengenakan kostum tradisional berwarna-warni yang memberikan setiap tamu yang datang sebuah bunga jepun (kamboja Bali) yang harum yang disematkan di belakang telinga mereka. Ini adalah ritual khas pulau ini yang tak lekang oleh waktu. Koktail dalam wadah kelapa muda atau nanas yang dibuang bagian dalamnya disajikan kepada para tamu, diiringi pertunjukan musik Bali.

Setelah jamuan minum sebelum makan malam, para tamu berjalan ke luar ke Candi Bentar Cultural Stage yang merupakan area halaman rumput terbuka yang menawan, dengan gerbang masuk atau gapura batu ukir tradisional. Suara musik rindik, alat musik tradisional yang terbuat dari bambu, yang dimainkan para pemain musik Bali terdengar lembut dan menghanyutkan.

Plengkung, gerbang melengkung dari daun kelapa yang penuh detail, untaian tali yang digantung dengan deretan daun kelapa yang dipotong rapi, umbul-umbul (bendera) tradisional yang panjang dan beraneka warna serta obor-obor dekoratif yang terbuat dari anyaman bambu adalah dekorasi luar ruangan yang menciptakan suasana yang benar-benar meriah dan tradisional. Setiap meja makan menampilkan wayang-wayang kayu tradisional yang dirangkai indah dengan bunga-bunga tropis dan rangkaian daun pisang yang melingkari lilin sebagai penerang dan centrepiece penghias meja.

Para tamu kemudian disuguhkan jamuan makan bergaya Rijstaffel Indonesia. Santapan tradisional Indonesia dari zaman kolonial Belanda-Indonesia ini terdiri dari serangkaian hidangan dan saus yang disajikan dalam mangkuk-mangkuk kecil disertai dengan nasi. Setelah makan malam selesai dan kopi dan teh disajikan, pertunjukan utama dimulai: sebuah pemeragaan prosesi pura tradisional Bali oleh puluhan gadis Bali yang mengenakan kostum berwarna-warni yang membawa sesajian di atas kepala mereka, diiringi dengan prosesi pemain musik. Sekelompok penari Joged Bumbung yang semuanya perempuan menghibur para tamu dengan gerakan kipas, mata dan kaki mereka yang luar biasa cepat, yang pada akhirnya memikat peserta agar bersedia untuk menari bersama mereka.

Tempat acara yang cocok:

  • Candi Bentar Cultural Stage – minimal 50 orang, maksimal 120 orang
  • Alun-Alun Garden – minimal 50 orang, maksimal 150 orang

 

MYSTICAL NIGHT

Makan malam mewah ini diawali dengan resepsi koktail di halaman rumput Alun-Alun Garden, lokasi acara tepi pantai yang menawan yang menghadap ke indahnya pasir putih Pantai Jimbaran. Koktail diatur waktunya agar mulai bertepatan dengan matahari terbenam di Bali yang melegenda. Pertunjukan musik dibawakan oleh para pemain musik Bali yang memainkan alat musik bambu tradisional, rindik. Saat matahari terbenam di balik Teluk Jimbaran, kita dapat melihat para nelayan setempat menarik perahu mereka ke laut untuk berlayar menangkap ikan di malam hari.

Setelah resepsi koktail selesai, grup akan diantar ke halaman rumput oleh puluhan laki-laki berkostum prajurit tradisonal Bali dan bertelanjang dada dalam iring-iringan tek-tekan, yang membawa obor-obor menyala dan memainkan instrumen bambu, membangkitkan gambaran yang jelas dan nyata dari keaslian suasana yang hanya bisa ditemukan di Bali.

Selama bersantap malam (dengan menu yang terdiri dari pilihan hidangan tradisional Bali atau hidangan Barat), para pemain tek-tekan tersebut berbaur di antara para tamu sambil bernyanyi. Saat makan malam berakhir, para pemain tek-tekan kembali ke panggung dengan iringan pemain musik yang memainkan musik tradisional jegog. Para prajurit bertelanjang dada ini muncul membawa dua ‘Ogoh-Ogoh’ tradisional di bahu mereka, yaitu patung raksasa simbolis yang dibuat dari bubur kertas dan bambu dan dicat cerah. Dalam budaya Bali, Ogoh-Ogoh melambangkan dua kekuatan yang bertentangan yakni kekuatan baik dan jahat. Nyanyian dan sorakan para prajurit tek-tekan mencapai puncak kegembiraan, sebelum sekelompok penari Joged Bumbung melanjutkan hiburan yang menawan malam itu. Terlihat memukau mengenakan sutra halus berwarna emas, merah dan kuning, para penari Bali ini menghibur para tamu dengan gerakan kipas, mata dan kaki yang sangat cepat. Sebagai akhir yang pas, para penari mengajak tamu-tamu yang bersedia untuk bergabung dalam tarian mereka. Para penari ini telah dilatih untuk menguasai tarian ini sejak kecil.

Tempat acara yang sesuai:

  • Alun-Alun Garden – minimal 20 orang, maksimal 150 orang

 

FISHERMEN’S NIGHT

Sebelum makan malam ini dimulai, beberapa pertunjukan budaya yang menyenangkan ditampilkan. Pertama-tama, welcome drink disuguhkan di Candi Bentar Cultural Stage yang merupakan tempat acara tradisional berupa halaman rumput terbuka dengan gapura tradisional yang terbuat dari batu ukir. Jamuan welcome drink ditemani iringan nada para pemain musik yang memainkan alat musik bambu tradisional Bali yang bernama rindik, yang mengeluarkan bunyi yang merdu dan khas. Grup kemudian diantar dengan kereta kuda tradisional ke desa nelayan Jimbaran yang berjarak sekitar 15 menit mengendarai kereta kuda dari resort.

Para tamu kemudian disambut oleh gadis-gadis Bali berpakaian tradisional dengan kalungan bunga dan minuman yang terinspirasi budaya lokal. Grup mengenakan jaket pelampung dan diantar menuju barisan perahu nelayan untuk prosesi ‘armada mini’, dan berlayar kembali ke resort dengan santai.

Perahu-perahu bercadik dengan aneka warna ini (jukung) adalah perahu nelayan tradisional yang digunakan sehari-hari oleh masyarakat nelayan ini. Selama perjalanan, para tamu dapat menyaksikan matahari terbenam dan mengagumi indahnya pemandangan Teluk Jimbaran yang terbentang tanpa batas.

Saat berlabuh di dermaga resort, puluhan ‘prajurit’ Bali yang bertelanjang dada dan membawa obor menyala melakukan prosesi tek-tekan untuk memberikan sambutan yang benar-benar mengesankan. Setelah menyegarkan diri sejenak dengan handuk dingin di pantai, grup kemudian menuju ke Alun-Alun Garden yang letaknya tidak jauh, sebuah area terbuka di tepi pantai, di mana makan malam disajikan di bawah cahaya bintang.

Halaman rumput Alun-Alun dihiasi dengan dekorasi plengkung tradisional Bali, yaitu gerbang melengkung dari daun kelapa, umbul-umbul (bendera panjang) warna-warni, penjor atau tiang bambu yang dihiasi anyaman daun kelapa dengan detail yang rumit, obor-obor dari anyaman bambu, dan untaian tali yang digantung dengan deretan daun kelapa yang dipotong rapi, untuk menciptakan suasana pulau tropis yang sesungguhnya. Selama makan malam yang bertema Malam Nelayan (Fishermen’s Night) ini, para tamu dihibur oleh sekelompok pemain musik kolintang.

Tempat yang cocok:

  • Alun-Alun Garden - minimum 50 orang, maksimum 150

SARONG PARTY

Sarong Party atau pesta sarung kami selalu menjadi acara hiburan pilihan untuk kegiatan team-building dan grup. Untuk acara ini, kami merekomendasikan Seafood BBQ Party di Sunset Beach Bar & Grill di resort, sebuah tempat terbuka di tepi pantai yang menghadap Teluk Jimbaran.

Perahu-perahu nelayan tradisional (jukung) yang dicat dengan warna-warna cerah ditempatkan di sekitar tempat tersebut sebagai hiasan, bersama dengan payung pantai khas Bali yang menarik perhatian, obor anyaman bambu dan umbul-umbul (bendera panjang) beraneka warna. Untuk bersantap malam di ruang terbuka yang santai di bawah cahaya bintang ini, hidangan disajikan pada deretan stan makanan beratapkan jerami di sekitar meja-meja makan, menyajikan hidangan lezat seafood barbecue seperti lobster, udang jumbo dan berbagai jenis ikan segar yang baru ditangkap.

Semua tamu datang berpakaian seperti orang Bali asli, mengenakan kain tradisional dan hiasan kepala batik (udeng), dan setelah sampai, para tamu akan disambut oleh gadis-gadis Bali berpakaian tradisional yang menyambut mereka dengan kalungan bunga kamboja. Ini adalah malam yang menyenangkan yang mempererat keakraban tim, dengan sentuhan cita rasa ‘Pulau Dewata’ yang khas.

Tempat yang cocok:

  • Alun-Alun Garden - maksimum 150 orang

 

Permintaan Penawaran

Request For Proposal

Club InterContinental

Club InterContinental

Set in its own private wing and secluded enclave within exquisite gardens, Club InterContinental is the resort’s premier accommodation category that truly defines luxury, an exclusive haven offering discerning modern travelers a ‘resort within a resort’ that further enriches the InterContinental Bali Resort experience. 

X

Permintaan Pengiriman Proposal

Jumlah Kamar / Suite

Informasi Event / Perayaan

Beri tanda semua item yang dibutuhkan

  • Komentar

    Apakah Anda pernah menginap di tempat kami sebelumnya? *

  • Unggah file
    X

    Spa Booking form

    REQUEST UNTUK PERAWATAN SPA ANDA SEKARANG DENGAN MENGISI FORM BERIKUT

    Mohon sebutkan tanggal dan waktu yang Anda kehendaki

    Sertakan juga alternatif temu janji lainnya yang Anda punya selama Anda menginap

    Contoh: "Hari Sabtu, 4 November antara jam 1 - 4 sore, kami memiliki janji untuk kelas surfing"

    Apakah Anda memiliki masalah kesehatan atau permintaan khusus yang perlu kami ketahui?

    Contoh: "Saya memiliki alergi terhadap kayu putih"

    Pilih perawatan yang Anda kehendaki

    • Request untuk perawatan spa ini belom terkonfirmasi.
    • Untuk saat ini kami belum membooking ruangan.
    • Semua pemesanan akan dikonfirmasi melalu telepon atau email oleh staff dari spa kami.
    X

    Form Permintaan Pernikahan

    Waktu Acara Pernikahan yang Dikehendaki

    Venue Pernikahan yang Dikehendaki

    Paket Pernikahan yang Dikehendaki

    Silakan pilih paket pernikahan yang Anda kehendaki

    Pesta Pernikahan

    Perkiraan jumlah tamu undangan
    X

    Pesan Paket Ini Penawaran Khusus

    X

    Pesan Paket Ini Penawaran Khusus